Dalam kesempatan konsultasi dengan dokter kali ini, aq mempunyai banyak kesempatan utk bertanya tentang banyak hal. Selain tentang tranfusi darah, dokter juga menjelaskan bahwa sesungguhnya kemoterapi tidak menjamin 100% sembuh dari kanker. Masih ada kemungkinan kambuh setelah sekian tahun dinyatakan sembuh. Audzubillah min dzalik.....
Aq di’jatah’ 8 x kemoterapi. Tetapi jika kondisi badan tidak memungkinkan utk meneruskan kemo, maka 6x dianggap cukup. Meskipun hasilnya tetap berbeda.
Ternyata, banyak pasien yang tidak kuat dengan dosis kemoterapi yang diberikan. Hal ini terlihat dari hasil lab yang sangat buruk pasca kemo. Hal ini pun terjadi pada ibunda dokter Kartika. Maka tak heran, dokter Kartika sangat sabar dan selalu mendengar keluhan pasien. Two thumbs up for my beloved doctor....
Utk pasien yang hasil labnya selalu bagus ternyata masih punya resiko 1% meninggal gara2 kemoterapi. Oleh karena itu, banyak pasien yang mengurungkan niat karena resiko kemoterapi, dan juga karena biaya kemoterapi yang sangat mahal bagi orang yang tidak punya asuransi.
Memang benar bahwa dokterpun tidak bisa menjamin kesembuhan seseorang. Dokter tak bosan mengingatkan untuk memperbanyak doa dan sedekah. Tetapi berdasarkan pengalaman dokter Kartika selama hampir 10 tahun, bahwa kebanyakan pasien yang sembuh adalah mereka yang punya motivasi hidup yang tinggi...
Welcome semangat....
Gud bye semangit...

I like your spirit. Semoga alloh swt selalu memberimu kekuatan za....amiiin ya rabb
BalasHapusAmin.... heartful thanks.....
BalasHapusCaiooooooooooo
BalasHapusazza.. azza.. fighting..!!!
HapusMbak Zaza...salam kenal... dua tahun lalu, saya juga pengunjung setia Poli Tulip Sardjito... Sekarang ini saya hanya datang setiap 6 bulan sekali. Boleh minta alamat email Mbak..? Oh ya, Blog saya ada di http://failasufah01.wordpress.com/ Silakan mampir.. :)
BalasHapus