Hari itu, Senin 11 April 2011. Aq bela-belain bolos mata kuliah Philosophy of Science tuk bisa ikut kereta pramek. Maaf ya pak profesor... aq dah kangen berat ma anak-anak dirumah....
Karena capek dengan perkuliahan hari sebelumnya, plus kenyang dengan roti 'Maryam', bisa dipastikan aq cuma ngowoh didalam kereta.... hem.... seksi bo.....
Sore menjelang maghrib....
Kereta tiba distasiun Kutoarjo. Dengan gontai kulangkahkan kaki menjauhi stasiun. Weits.... ada pemandangan 'tak biasa'. I saw a violent scene. Plak.... Plak... Plak....
Seorang oknum polisi menampar pipi seorang bapak. Lamat2 aq dengar percekcokan mereka. Ternyata si bapak mendapat 'bonus' tamparan karena dia mengingatkan seorang gadis yang tengah parkir agak ditengah jalan. Rupanya si gadis menjemput mas polisi, dan mas polisi ga terima si gadis mendapat perlakuan tsb.
Apapun sebab pertengkaran itu, terlepas siapa yang salah dan siapa yang benar, menurutku sih ga perlu pake kekerasan gitu. Semuanya bisa dibicarakan dengan kepala dingin..... Mak nyeees.....
Ngemeng-ngemeng.... postingan ama judul ga nyambung amit......
Wuahahahaha....



