23 Agustus 2011

Keep the Spirit


Dalam kesempatan konsultasi dengan dokter kali ini, aq mempunyai banyak kesempatan utk bertanya tentang banyak hal. Selain tentang tranfusi darah, dokter juga menjelaskan bahwa sesungguhnya kemoterapi tidak menjamin 100% sembuh dari kanker. Masih ada kemungkinan kambuh setelah sekian tahun dinyatakan sembuh. Audzubillah min dzalik.....

Aq di’jatah’ 8 x kemoterapi. Tetapi jika kondisi badan tidak memungkinkan utk meneruskan kemo, maka 6x dianggap cukup. Meskipun  hasilnya tetap berbeda. 

Ternyata, banyak pasien yang tidak kuat dengan dosis kemoterapi yang diberikan. Hal ini terlihat dari hasil lab yang sangat buruk pasca kemo. Hal ini pun terjadi pada ibunda dokter Kartika. Maka tak heran, dokter Kartika sangat sabar dan selalu mendengar keluhan pasien. Two thumbs up for my beloved doctor....
 Utk pasien  yang hasil labnya selalu bagus ternyata masih punya resiko 1% meninggal gara2 kemoterapi. Oleh karena itu, banyak pasien yang mengurungkan niat karena resiko kemoterapi, dan juga karena biaya kemoterapi yang sangat mahal bagi orang yang tidak punya asuransi. 

Memang benar bahwa dokterpun tidak bisa menjamin kesembuhan seseorang. Dokter tak bosan  mengingatkan untuk memperbanyak doa dan sedekah. Tetapi berdasarkan pengalaman dokter Kartika selama hampir 10 tahun, bahwa kebanyakan pasien yang sembuh adalah mereka yang punya motivasi hidup yang tinggi...


Welcome semangat....
Gud bye semangit... 



Minum Darah

Jam sudah menunjukkan angka 10.30, tp dokter Kartika belum datang. Padahal  aq dapat no urut 18. Hedew...  Setelah menunggu lama dikantin dan sampe kenyang (ga sopan banget ya... padahal yang lain lg puasa hehe.. )aq beralih ke ruang tunggu pasien. Disana aq ketemu mbak Asmi, seorang pegawai kejaksaan Bantul. Jadwal kemoterapi kita sama, maka ga heran pas ketemu pasti kita membahas berbagai  ‘kenikmatan’ pasca kemoterapi. 

Jam 12.40 akhirnya namaku dipanggil. Setelah menyerahkan hasil lab dan diperiksa dokter, aq bertanya tentang berbagai hal tentang kanker getah bening. Yang membuatku kaget adalah fakta bahwa tranfusi darah bisa menjadi penyebab kanker ini. Padahal aq 2x melakukan tranfusi darah, ketika operasi caesar 2 anakku. Dari banyak literatur dan referensi yang aq baca, aq belum pernah menemukan satupun informasi tentang hal ini. Tapi menurut dokter Kartika yang memang ahli darah di bagian penyakit kanker, fakta tantang tranfusi darah ini pernah di teliti dan diseminarkan di Milan Italia. Makanya tidak heran jika beliau tidak gampang langsung memutuskan seorang pasien butuh ‘minum darah’ atau tidak. Kalau hemoglobin sudah dibawah angka 8, pasien baru ditranfusi darah. Cegluk... cegluk...


Keterkejutanku bercampur dengan senang karena hari itu hasil lab menunjukkan HB-ku masih diatas 8, meskipun ga nyampe angka 10 hehe...

Tapi... apapun penyebab sakitku, semua aq terima sebagai takdirku.... satu bagian hidup yang mesti aq lewati yang pasti membuat hidupku lebih berwarna warni....

Wallohu A’lam.....

Sharing the Pain... Getting the Happiness


Setelah tertunda semingu akibat kondisi kurang fit, akhirnya aq bisa ke RSUP Dr. Sardjito. Setiap kali kontrol, aq bisa ketemu teman2 senasib. Ada mbak Ira yang menderita kanker darah yang sudah menghabiskan 500jt utk pengobatannya. Tapi sayangnya, 5 tahun setelah  kemoterapi terkhir, ia mendapati bahwa kanker telah menyebar ke paru2. Deeply sorry for knowing that, mbak Ira....

Ada juga ibu Yuniar yang akhir2 ini sering merasa pusing. Beliau sudah 16x kemoterapi. Tapi kanker tenyata belum jg enggan beranjak dari tubuhnya yang semakin kurus. 
Dan masih banyak teman2 yang lain....

Ada banyak cerita di sini... di ruang tunggu klinik kanker Tulip......
Yang menggelikan...  menyedihkan... dan tak sedikit yang menyemangati.....




03 Agustus 2011

Terjaga bin Begadang

Selalu.... Mata susah terpejam setiap menjelang kemoterapi. Beragam pikiran seakan menghalangi rasa kantuk mendekat. Senang, susah, takut, khawatir, lega.. semua campur aduk jadi satu.

Sudah terbayang dimata, 6 sampai 7 jam terbaring diinfus. Masih harus diberi berbagai macam suntikan. Ada yang bikin pusing, ada yang berefek gatal. Olala....

Tapi itu tidak seberapa dibanding dengan efek kemo. 3-4 jam pasca kemo, rasa mual sudah menyerang. Persis orang ngidam. Masih diperparah lagi radang tenggorokan. Makan jadi tak nafsu. Badan sakit semua serasa habis digebugi. Dipegang saja rasanya naudzubillah... sakitnya...

Kemo kedua terasa lebih ringan dibanding yang pertama. Mungkin karena yang pertama, belum 'pengalaman'. Begitu sariawan n radang parah, aq minum vitamin c dosis tinggi. Ternyata lambungku ga kuat. Maag parah. Muntah setiap kali makan. Sampai-sampai untuk gerak saja perut terasa sakit sekali. Pokoknya ga ada yang enak....

2 minggu pasca kemo pertama rambut mulai rontok. Sampai 5 hari berikutnya aq putuskan untuk memangkas semua rambutku. Plontos. It's ok....


3 hari menjelang kemo kedua, badan terasa lebih segar, karena sudah mulai doyan makan dan ga muntah2 lagi. Tapi, kemo berikutnya sudah menunggu didepan mata... seperti saat ini......

Bismillahirrohmaanirrohiim....
Allohumma Yaa Robbannaas... Idzhabil baksya Wasyfii.. Innaka Antasy Syaafi... Laa Syifaa illa syifaauka.. Syifaaun Laa Yughoodiru Saqomahu... Ya syafii Al maraadl...

17 Juni 2011

Lagi-lagi...Sardjito....

Meski tulisanku akhir2 ini lebih mirip diary, tp jangan bosen baca tulisanku ya...
Masih tentangku dan Sardjito....

Jum'at, 10 Juni 2011 jam 10 di labolatorium patologi anatomi. Hari itu  aq ambil hasil PA. Ternyata hasilnya sama dengan diagnosa awal. Kanker getah bening. Okelah kalo begitu....

Untuk mengetahui tingkat keparahan sakitku, aq diharuskan USG. Meskipun aq sempat nangis2...Alhamdulillah... hasilnya bagus. Kankerku msh stadium awal.

Gimana ga nangis... dokter 'mencurigai' aq hamil. Padahal untuk kemoterapi sangat tidak dianjurkan dlm kondisi seperti ini. Artinya, bayi kudu digugurkan...
Ooooh.... tidaaaaak..... (sinetron mode on)

Bergegas aq beli tes kehamilan. tapi mungkin krn terlalu sedih, gugup dll, hasilnya mlh invalid... hedew.... Bisa dijamin.. tangisku makin menjadi.... (cengeng ya.....)
Untung dr. Kartika bisa segera menenangkanku. Dan aq lebih tenang lagi setelah jeda 2 hari aq tahu aq tdk hamil.....

Setelah USG, aq diminta ke labolatorium  PA fakultas kedokteran UGM. Untuk persiapan kemoterapi yang dijadwalkan hari Rabu tanggal 22 Juni, hasil PA harus dibuat CD20. Aq juga ga ngeh... jangan2 besok dapat CD 20 keping... hihihihiks...

Sekarang, 4 hari menjelang kemoterapi pertama... aq berusaha menenangkan diri, menyiapkan mental untuk menerima segala efek kemoterapi. Terbayang rambutku akan rontok, kulitku menghitam, nafsu makan hilang krn perut mual....
Duh...duh...duh....Kuatkanlah hamba-Mu Ya Robb....

06 Juni 2011

Hilman Awwah Ahmad

My little son. Anaknya rameeee.... aq banget 'kalee....



Aq ingat banget hari itu tanggal 1 Maret 2006 aq ke rumah sakit untuk persiapan operasi caesar. Meski dokter berulang kali ngasih tau aq klo aq bisa lairan normal tapi aq kekeh oprasi. Selain faktor trauma dengan persalinan yang pertama, saat itu kondisi psikologisku kurang bagus. Suamiku sakit.

Sebenarnya aq pengen banget anak keduaku ini perempuan. Meskipun hasil USG selalu sama yaitu laki-laki, aq masih punya keyakinan bahwa hasil USG bisa salah. Maka tak heran aq dah siapkan nama Natasya Azkiya buat calon bayiku hehehehe.....

Meskipun yang lahir bayi cowok, aq sangat bersyukur dia lahir tanpa suatu kekurangan apapun. Malah diberi "kelebihan". Si kecil polidactil. Berjari tangan 6. Subhanalloh.... just count his fingers...




Sekarang Hilmanku dah berumur 5,5 tahun. Dia penyuka sayuran. Satu hal yang amat melegakan. Meski sayangnya dia ga begitu suka susu tapi yang penting sehat.

Tapi, kalo aq lihat dengan seksama, kayaknya Hilman tuh cantik.... Bulu matanya lentik, bibirnya merah, kulitnya putih, mata bulat.... ga mirip aq blas.....hwikikikikkkkk


04 Juni 2011

ODC

Senin jam 8.30 aq bertolak ke RSUP Sardjito Yogyakarta dengan kereta Pramek. Kali ini aq ditemani suami. Sesampainya di Sardjito seperti biasa acara ngantri dah menanti.
Jam 12 kegiatan antri berlanjut di klinik Tulip. Tapi baru pd pukul 2.30 aq bisa konsultasi dengan dokter Kartika. Orangnya cantik dan ramah, meskipun tidak memberi kabar yang cantik. Katanya aq kudu kemoterapi sampai 8 kali. Tapi sebelum kemo, aq harus konsul dulu sama dokter Kunta, spesialis bedah ontologi. Tanpa banyak kata, aq langsung diberi pengantar opname dan operasi.

Dengan pertimbangan ini itu dan didukung oleh kondisiku yang cukup bagus, akhirnya aq memutuskan ambil ODC. One day surgery. Operasi pagi, sore dah bisa pulang.
(Singkatannya harusnya ODS 'kali ya... hihihihiks... sok tahu...)

Selasa aq kembali lagi ke Sardjito untuk cek labolatorium dan radiolagi. Sayang, hasilnya tidak bisa langsung jadi hari itu juga. Maklum, gratis sih... hihihihi

Rabu, 1 Juni 2011 jam 10.30 aq masuk ruang operasi. Dibandingkan 3 operasi yang pernah aq jalani, anestesi kali ini terasa berat. Aq merasa pusing yang amat sangat. Nggliyeng. Untungnya ga berlangsung lama sampai akhirnya aq tertidur pulas...

Jam 14.30 operasi selesai. Lebih lama dibanding operasi caesar. Satu jam aq berada diruang observasi sampai efek anestesi benar-benar hilang. Akhirnya aq boleh meninggalkan RS meskipun kepala masih terasa berat dan perut mual hebat.

Satu hari berat terlewati dengan dukungan luar biasa dari keluarga dan teman-teman. Suatu anugerah yang tak terkirakan....
Alhamdulillah..... Aq tetap bisa merasa bahagia dalam sakitku...

Semoga kebahagian ini berlanjut besok tanggal 10 Juni 2011 ketika hasil lab PA-ku keluar....Tapi bagaimanapun hasilnya, aq yakin... Laa Yukallifulloohu Nafsan Illaa Wus'ahaa.....


Caiyo....
Yes... I can....!!!!

29 Mei 2011

Tokek

Tadi pagi menjelang siang ada seorang tamu datang kerumah. Dia muridku waktu aq ngajar di SMA PGRI Kebumen.

Setelah ngobrol banyak hal, akhirnya sampailah pada topik tokek. Katanya sekarang tokek harganya mahal. Untuk tokek dengan panjang 30cm dengan perkiraan berat 2,5 ons harganya bisa mencapai 15 juta dengan sistem SS (belah semangka). Artinya 50% untuk pemilik tokek, dan 50% untuk penyalur.
Hm... bisa kaya mendadak gara2 tokek nih....


Cuma aq sempat berpikir, jangan-jangan booming tokek ga beda ma booming bunga gelombang cinta. Mahal karena ada beberapa pihak yang 'membuat' mahal.
Tapi yang sangat mengganggu pikiranku, karena harganya yang fantastis dan bombastis, bagaimana kalau orang berbondong-bondong berburu tokek... Bisa-bisa punah tuh binantang... hehehehe

 Ssssttt.... Dibelakang lemari kamar depan ada tokek... Dari suaranya kayaknya udah lumayan gede. Bagusnya ditangkap dan dijual ga ya???

Tekeeeek..... ditangkap.....
Tekeeek..... tidak....
Tekeeeek.... ditangkap....
Tekeeeek.... dijual......


Hwekekekekkkk

28 Mei 2011

Non Hodgkin Limfoma

Kulihat jam menunjukkan angka 6.45 ketika aq sampai di RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta. Lima menit berikutnya aq sudah terdaftar sebagai pasien ke 185. Ckckckck..... Pasien no 1 antrinya jam berapa ya....




Setelah terkantuk-kantuk menunggu sampai 2,5 jam, akhirnya proses pendaftaran selesai juga. Dengan langkah terburu aq menuju klinik Tulip. Klinik khusus penderita kanker. Loh??
Ya... aq harus melakukan AJH. Sampe sekarang aq ga tahu apa kepanjangan AJH hihihihi.. yang aq tahu AJH tuh  biopsi aspirasi jarum halus. Aq harus melakukan AJH karena ada benjolan dileher kanan.

Diklinik Tulip aq harus nunggu dokter sampai jam 1. Boseeeen..... mana aq sendirian lagi... hiks.. hiks...
Untuk menghilangkan bosan, aq ngobrol dengan seorang ibu. Beliau terlihat sangat sabar menjalani pengobatan kanker payudara. Sudah melakukan kemoterapi sampai 5 kali. Kusaksikan beberapa pasien penderita kanker saling memberi support. Mengharukan....

Finally, it comes my turn... syalala.....


Ciaaat..... Dokter mengeluarkan peralatan... Tak lama kemudian... Njuuus... njus.... Kata dokter biasanya cukup sekali, tp krn dokternya baik hati, khusus untukku 2x.... bonuuus oey.... hegh...!!!!!

Cuma butuh 10 menit tuk tahu hasil AJH. Bergegas aq keluar ruangan. Amplop aq buka dengan perlahan. Tertulis: Ditemukan sel ganas. Diagnosa: Non Hodgkin Limfoma Large B cell type. Aq ga tahu dengan jelas apa sakitku. Tapi aq yakin, aq terkena kanker. Tergugu ku menangis...

Setelah cukup tenang, aq langkahkan kaki menemui dokter. Berharap aq salah duga. Tapi ternyata tidak. Kata dokter aq terkena kanker getah bening. Bla..bla... bla...dokter memberi penjelasan sekilas tentang kanker ini.

Ya Alloh, aq yakin setiap penyakit ada obatnya. Aq tidak akan berputus asa mencari kesembuhan. Semoga sakitku menjadi sarana sabar dan ikhlas utk meraih jannah-Mu. Amin...

Buat teman-teman yang sudah memberi support... tidak ada yang bisa aq katakan selain terima kasih telah menguatkanku disaat aq lemah dan terpuruk...

Dan aq sangat bersyukur, mempunyai keluarga yang selalu berada disampingku, mendoakanku dan mendukungku.. Terima kasih ya Alloh..... Aq yakin, selalu ada hikmah dibalik semua coba....

17 April 2011

Mantan......

Malam ini aq seneng banget.....

Bukan karena menang undian....
Juga bukan karena dapat traktiran.....
Tapi karena mantan-mantanku datang....
Mereka kelihatan rukun... guyup... padahal dah 2 tahun mereka berpisah. It's a relief....






Selalu... kurasa bahagia, ketika mendapat kunjungan dari murid2ku yang telah telah lulus. Dan selalu, aq terkaget-kaget dengan perubahan fisik mereka... Dulu masih kecil, imut, dengan wajah n pikiran innocent mereka...
Tapi sekarang, mereka dah jadi pribadi yang lebih matang...

Sukses slalu ya.... n jalin terus silaturrahmi...

12 April 2011

Sonae Areba Urei Nashi

Beberapa hari terakhir ini, aq terima beberapa sms dari murid yang dah lulus 3 thn yang lalu. Mereka meminta doa restu karena akan menghadapi Ujian Nasional. Of course nothing i can do but pray for them.




Tak lupa nasehat klise aq sematkan dalam balasanku. Belajar.... belajar.... dan belajar....
Persiapkan diri sebaik mungkin... karena orang Jepang bilang:
sonae areba urei nashi... kalau sudah ada persiapan tak perlu ada tangisan....

Ayo siapkan masa depan cerah ceria..... dan tentu saja jangan lupa berdoa memohon keberhasilan kepada Alloh SWT

Kata pak kyai gunakan selalu DUIT kalo mau sukses.
Doa
          Usaha
                             Ikhtiyar
                                                  Tawakkal



 Caiyo..... Semangad..!!!!!

Roti Maryam

Hari itu, Senin 11 April 2011. Aq bela-belain bolos mata kuliah Philosophy of Science tuk bisa ikut kereta pramek. Maaf ya pak profesor... aq dah kangen berat ma anak-anak dirumah.... 






Karena capek dengan perkuliahan hari sebelumnya, plus kenyang dengan roti 'Maryam', bisa dipastikan aq cuma ngowoh didalam kereta.... hem.... seksi bo.....

Sore menjelang maghrib....
Kereta tiba distasiun Kutoarjo. Dengan gontai kulangkahkan kaki menjauhi stasiun. Weits.... ada pemandangan 'tak biasa'. I saw a violent scene. Plak.... Plak... Plak....

Seorang oknum polisi menampar pipi seorang bapak. Lamat2 aq dengar percekcokan mereka. Ternyata si bapak mendapat 'bonus' tamparan karena dia mengingatkan seorang gadis yang tengah parkir agak ditengah jalan. Rupanya si gadis menjemput mas polisi, dan mas polisi ga terima si gadis mendapat perlakuan tsb.

Apapun sebab pertengkaran itu, terlepas siapa yang salah dan siapa yang benar, menurutku sih ga perlu pake kekerasan gitu. Semuanya bisa dibicarakan dengan kepala dingin..... Mak nyeees.....

Ngemeng-ngemeng.... postingan ama judul ga nyambung amit......
Wuahahahaha....



26 Februari 2011

Embarrassing Experience

Doeloe......... waktu masih kuliah di Solo, sebulan sekali aq pulang kampoeng tuk ambil jatah bulanan. Biasanya aq naik bis Mira. Saking seringe akhirnya aq punya kartu langganan. Lumayan lebih murah 10% dari tarif normal.
Siang itu, sepulang kuliah hari sabtu aq bergegas naik bis Mira. tapi sayang, ternyata bis telah penuh sesak dengan penumpang. Terpaksa deh kudu berdiri. Ga papa.... banyak temannya... Hibur diriku.
Dan aq lebih merasa terhibur karena dapat teman ngobrol, mahasiswa fakultas tehnik UGM.Cakep (suit...suit...), friendly, smart dll... Setelah ngobrol sana sini akhirnya aq tahu dia juga pulkam ke Jombang. Meskipun kita asyik ngobrol sambil upacara (hihihihiks), tak lupa kita juga mencari kesempatan dapat tempat duduk.

Satu persatu penumpang turun. Akhirnya ada kursi kosong dekat kenalan baruku itu. Tanpa ba bi bu dia langsung duduk. Kayane dia ga ngeh dengan " Lady's first". Hoex.... jadi eneg... cakep2...tp kok....

Dengan sedikit gondok aq geser posisi berdiri sedikit kedepan. Tiba2 sopir mengerem bis dengan mendadak. Karena posisi berdiriku belum begitu mantep, tak ayal aq terjatuh. Gdubrakkkk... krompyang.....
Malu? Jelas dunk..... Sakit? Engga tuh..... Hlo???

Baru ku tersadar..... aq jatuh dipangkuan seorang penumpang. Cowok lagi.....

Bisa dipastikan, saking malunya wajahku memerah seperti kepiting rebus.....



Kulihat kenalanku tertawa lebar.... Huh.....

23 Februari 2011

My lovely son


Namanya Mohammad Dhiyaul Ghaisan. Lahir 11 Agustus 2001 setelah melalui perjuangan panjang yang amat melelahkan.
Masih ingat banget, hari itu Kamis 9 Agustus 2001, air ketuban pecah ketika aq sedang mengajar di sebuah SMA swasta di Kebumen. Aq langsung ke RS sesuai anjuran dokter. Tapi ternyata prosesnya amat lama. sampai 2 malam aq opname di RS tapi blm ada tanda2 bakal mendapat penanganan. Padahal ini merupakan pengalamanku yang pertama. Akhirnya dini hari Sabtu diputuskan utk pindah kerumah sakit swasta.
Thanks God, meskipun harus melewati proses operasi, anakku lahir dengan selamat.

Aul, panggilannya, dia sedikit pendiam. Beda banget sama aq. Fisiknya pun terlihat lebih mirip bapaknya. Tapi meskipun begitu, ada banyak kesamaan kita.
Kita sama2 takut sama kecoa.......
Hiiiiii....... (Gimana ga takut... bentuknya aja kyk gitu..... klo ga percaya lihat aja disini)
Kita juga penggemar mie goreng.... hmmm... yummy.....


Untuk ukuran anak kecil, Aul termasuk anak yang manis. Tak jarang tanpa aq perintah Aul membantu pekerjaan rumah: menyapu, mencuci piring, sampai menyetrika bajunya sendiri. Meskipun utk pekerjaan yang terakhir aq sedikit was was, tp klo sekali dua kali aq pikir bolehlah, itung2 sebagai latihan.

18 Februari 2011

CaBuT Giegie

Beberapa minggu yang lalu, setelah sekian hari menderita lahir batin karena sakit gigi, akhirnya mau tidak mau aku harus buat kencan dengan dokter gigi utk pencabutan krn posisi gigi geraham belakang yg kurang oke...
*ga mecing sama yang punya gigi... qeqeqeqe*

Dihari itu juga aq kudu ronsen gigi. Busyet deh... pakaian ronsennya gede banged... mana berat lagi....( apa krn aq-nya yg mungil ya....). Jalan aja kudu nyeret2... kayak pengantin sunat... hahahagh

Dihari yang disepakati, jam 8.30 aq sdh duduk manis di depan poli gigi. Setelah 30 menitan menunggu, akhirnya tiba giliranku. Dokternya cantik, lincah, ramah dan...... mungil.... (satu spesies denganku....)

Dengan cekatan dokter melakukan pembiusan lokal. Njuuus.... njuuus.... 2 kali suntikan bius. Tak berasa sakit. Aq msh senyum2.Tak ada rasa takut sedikitpun. Tp berikutnya yang aq rasakan adalah penebalan didaerah gusi. Kali ini aq dah mulai sport jantung. Lihat peralatan cabut gigi bikin aq makin nervous. Sampe keringat dingin keluar. Aq sempatkan kirim pesan ke seorang teman tuk sedikit menenangkan diri, tp ternyata useless. Migi miwon..... sami ugi sami mawon....

Dokter melihat ketakutanku. Dengan sabar dia berusaha menenangkanku. Alhamdulillah, tak lebih dari 2 menit dokter berhasil mencabut gigiku.
*horay....horay....horay*

Sungguh tak habis pikir, kenapa aq bisa setakut itu. Padahal aq dah 3 kali oprasi. 2 kali operasi caesar dan sekali oprasi amandel. Tp mungkin karena oprasi2 sebelumnya aq dibius total jadinya belum sempat takut dah klenger......

16 Februari 2011

..........Kangen...........

Aq kanguuuuueen......
Pada ibu.... pada sanak sodara.... kampung halaman.....

Disaat seperti ini, ingin ku miliki kemampuan supranatural... tinggal merem... mak wussss... sampe deh ditempat yang aq inginkan. Hem.... betapa menyenangkan.....




Tanpa rasa capek







Hemat waktu


dan yang pasti.... bebos...






bebas ongkos... huehuehuehue....




(Kebanyakan ngayal)

31 Januari 2011

Moodiness on Monday......

I usually love Monday very much....
but today I hate it so much.....





Hari ini serasa begitu menyebalkan....
Diawali dengan 'kepikunanku' yang membuat beberapa wali murid harus menungguku sekian menit.
Belum lagi kegagalan perburuan 'fav breakfast menu'. Diperparah dengan kondisi cuaca yang kurang oke...
Lengkap sudah....

Tapi yang bikin aq paling anyel... dpt blsn sms yg bikin dongkol....
Ggggrrhhh.......


Butuh vitamin kie kayane.....




Huahahahahaha.....
*gloso-gloso*

29 Januari 2011

Holes in The Fence


There once was a little boy who had bad temper. He could get angry easily. His father gave him a bag of nails and told him that every time he lost his temper, he must hammer a nail into the back of the fence. The first day, the boy had hammered 37 nails into the fence. For the next few weeks, as he could control his anger, the number of nails hammered was getting smaller. He discovered it was easier to hold his temper than to hammer those nails into the fence......


Finally the day came when the boy didn't get angry at all. He told his father about it and the father suggested that the boy now pull out one nail each day he was able to hold his temper. The days passed and the boy was finally able to tell his father that all the nails were gone.......

The father took his son and led him to the fence. He said, " You have done well, my son! but look at the holes in the fence. The fence will never be the same. When you say things in anger, they leave a scar just like this one. It won't matter how many times you say I'm sorry, the wound is still there.....




That's my note on Facebook taken from UN SMP/MTs 2010

Routine: Hating or Loving???

Aq punya seorang teman yang sangat membenci rutinitas... Padanya aq bilang bahwa justru dengan rutinitas itu sebenarnya qt bisa menikmati setiap moment yang muncul dikehidupan qt... every single moment...


Profesiku memang tidak bisa terlepas dari rutinitas. Oleh sebab itu, aq selalu berusaha mencintai makhluq berbentuk rutinitas itu. Seorang Mario Teguh juga  pernah berkata bahwa perasaan bosan dengan kehidupan yang tak bervariasi adalah tanda melemahnya kehidupan....


Tapi... akhir2 ini hariku sangat melelahkan... Dengan beban mengajar yang tinggi masih ditambah tugas memberi pelajaran tambahan disore hari membuatku berfikir utk mulai membenci rutinitas. Nah loh???


Apakah itu tanda2 melemahnya kehidupanku???
Saatnya mengkonsumsi obat kuat nih.....











wekekekekekkkkk