07 Juni 2022

Kampret's Hustle Bustle Day


Ngampret. I hate it the most. Tapi apa dayaku. Mata enggan terpejam walau sesaat. Meskipun badan lungkrah dengan kegiatan hari ini yang super hustle bustle. Baiklah, aku akan bercerita tentang hariku. Semoga kamu bosan. Karena akupun berharap demikian. Bosan dan terlelap... 


Starting the morning with the pain. Bangun tidur pagi hari tadi, entah kenapa tanganku terasa sangat ngilu. Akhirnya aku putuskan untuk berangkat kerja agak siang. Pukul 07.15 aku baru memasuki lingkungan Matsaga yang hijau permai damai di hatai... πŸ˜…πŸ˜…


Setelah ngecek stabilitas lab komputer, aku memantapkan diri untuk mengerjakan tugas revisi stimulus AKMI. Makanan apaan tuh? Ya, sejenis keahlian penuh kelicikan dengan tugas mengecoh siswa melalui soal-soal literasi. That's it. 😊😁

 

Pukul 13.00 udah kelar? Jangan harap. Mau ngajak maksi? Jangan mimpi. Salah satu kebiasaan burukku adalah skipping meal in my busy time. Padahal lapar beud... πŸ₯ΊπŸ₯Ί


Sore hari sepulang kerja, aku trus ngapain ya tadi? Lupa *mikir keras* 


Yang jelas tadi malam pukul 19.15, aku mulai join zoom AKMI. Kabar bagus. Kegiatan luring AKMI dimulai tanggal 23 Juni 2022. Kota pertama tahun ini sama dengan tahun lalu. Tapi plis deh, jangan di hotel Harris lagi. Bukan karena apa-apa sih. Hanya saja aku ingin menikmati suasana hotel lain di Malang.


Sumpah, aku jadi ga sabar nunggu D day....


11 Mei 2021

Puasa di Harris Hotel (part 1)

Sebagai orang udik, undangan mengikuti acara di sebuah hotel bintang 4 di kota Malang merupakan suatu anugrah. Don't laugh me. Coz that's the fact...

Begitu ada kepastian aku akan menginap di hotel Harris, pada saat itu juga aku mencari informasi senyaman apa hotel yang akan aku tempati selama 3 hari.

Dari hasil browsing aku merasa seperti anak kecil yang menanti masa liburan dengan membayangkan semua hal yang asyik-asyik. Kamar hotel yang luas dan nyaman, fasilitas lengkap dengan pelayanan ramah. Dan satu hal yang membuat aku kaget adalah jatah 1 kamar harus aku tempati sendiri. Berdasarkan pengalamanku mengikuti kegiatan semacam ini, sekamar biasanya ditempati 2 peserta.

Sempat terpikir untuk mengajak anak-anak. Tapi sayangnya, anak sulungku sedang banyak tugas kuliah, sedangkan anak bungsuku tidak mau pergi jika kakaknya tidak ikut. Yoweslah... Budal deweeee... 

Sebelum keberangkatan, sesuai protokol kesehatan, aku tes genose. That was the first experience for me. And the result was negative. 🀩🀩

Perjalanan keberangkatan, aku menggunakan kereta Malabar. Sangat nyaman meskipun AC di gerbong kelas eksekutif bagiku terlalu dingin. Tapi meskipun nyaman, aku tidak bisa memicingkan mata barang sekejap pun karena di kereta pun aku masih harus menyelesaikan pekerjaan yang rasanya tiada habisnya. Proposal MGMP, AD/ART MGMP sampai logo MGMP adalah pekerjaan yang bisa aku kerjakan selama perjalanan. 

Oh ya, kegiatan ini dilaksanakan ketika puasa, maka dalam perjalanan keberangkatan malam hari, otomatis aku harus sahur diatas kereta. And that was not the best sahur I have ever had, but not the worst too.. 

Sampai di stasiun Malang kota jam 7 pagi. Aku menghubungi temanku dan memberitahu rencana kunjunganku ke rumahnya dan langsung memesan ojol. 

Setelah muter-muter dan bertanya beberapa kali, akhirnya sampailah aku dirumah temanku. Rasa rindu terbayarkan dengan keasyikan kami ngobrol ngalor ngidul sekedar bernostalgia. 

Pada saat menjelang jam check in hotel, aku berpamitan. Tapi namanya rezeki emak sholihah, temanku menawarkan untuk mengantarku sampai ke hotel. Karena pamali menolak kebaikan teman, maka dengan senang hati aku naik ke boncengan sepeda motornya. Dan lebih senang lagi karena aku diberi oleh-oleh khas Malang. Menang banyak nih, hahaha.. 

Butuh mengantri sekian lama untuk pengecekan kelengkapan administrasi. Sampai akhirnya aku bisa memasuki kamar 566. Melihat kamar yang luas dan ranjang yang besar membuat rasa kantukku datang dengan mendadak. Hoaheeemz... 

Tapi memang belum rezekiku untuk bisa tidur membalaskan dendam semalam tanpa tidur sedetikpun. Aku harus mengikuti acara pembukaan kegiatan di ballroom hotel Harris yang didominasi warna merah marun dan kombinasi warna emas. Disana aku bertemu orang-orang hebat yang selama ini hanya bisa aku lihat lewat You Tube atau kegiatan zoom meeting. Sesuatu yang patut aku syukuri... 


Bersambung.... 














25 Maret 2021

Friendship Zone

Meskipun emak-emak, aku juga punya geng. Atau mungkin lebih tepatnya sahabat dalam kebersamaan. Kita berlima mempunyai karakter yang berbeda tetapi justru bisa saling melengkapi.

Sri Mulyaningsih. Ini anggota paling senior. Seorang ibu luar biasa. Hobinya skipping meal. Ga heran badannya ga bisa gemuk. Jujur aku pun pengen punya kemampuan untuk males makan. Tapi sejauh ini, bagiku makan adalah hal no 2 setelah ngemil. Mbak Yani juga punya hobi nyanyi. Udah ga terhitung banyaknya album rekaman dia di Smule. Belum lagi album duet dengan artis-artis smule. Oh ya, ini orang punya kebiasaan nyapu halaman rumahnya yang seluas stadion Bung Karno. πŸ˜€πŸ˜€

Festi Hidayah Kusumaningrum. Namanya 3 gerbong. Ibu dari 2 orang anak yang cakep dan cantik. Dia tipe gasing. Ga bisa diam. Tapi kalau sudah kecapekan, ya kayak gasing yang ga bisa muter. Loyo tak berdaya. Hobinya berkaitan dengan seni. Apapun yang dipegang olehnya jadi bernilai seni. Tapi sayang, diantara anggota geng, dialah yang paling ga update jika sudah dirumah karena sinyal mlengkung πŸ˜…πŸ˜… 

Sakti Dwiastuti. Seperti namanya, ibu 3 orang putri yang cantik-cantik ini mempunyai daya magis. Jangan membayangkan dia orang yang sangar karena namanya yang sakti. Justru pribadinya yang alus, anteng, teliti dalam pekerjaan serta ramah, bikin si ibu ini disukai banyak orang. Terutama kaum adam. Karena selain sakti, dia cantiiik... Dan hobi gobyos 😊 

Yuniasih. The youngest among us. Tapi kalau soal style jangan ditanya. Dia jadi kiblat dan tempat konsultasi urusan fashion. Meskipun dia paling kecil, tapi bongsor. Hobinya makan dan akhir-akhir ini lagi demam gowes keliling Kebumen dengan alasan membersamai suami. Padahal yakin deh itu cuma modus buat cari kesempatan dan spot yang bagus buat selfi 🀳 πŸ˜…

Lah trus aku siapa? Baca profilku. Just that simple πŸ˜†πŸ˜†




05 Maret 2020

Pengenalan AKM (Asesmen Kompetensi Minimal)

After long time... Years pass by... Terbersit keinginan berbagi cerita (lagi) lewat blog ini setelah vakum sekian tahun. Untungnya masih bisa login akun meskipun harus berulangkali salah password... πŸ˜‡πŸ˜‡

Beberapa tahun terakhir ini, aku dipercaya untuk menjadi proktor di tempat mengajar yaitu MTsN 3 Kebumen. Sebuah madrasah di pinggiran kota dengan geliat nyala kemajuan yang tak pernah padam. 😍😍

Menjadi proktor pada lab komputer di suatu sekolah menyisakan banyak cerita. Banyak sukanya meskipun juga terselip derita. Proktor bertanggungjawab atas kelancaran dan kesuksesan sebuah ujian berbasis komputer atau istilah kerennya CBT (Computer Based Test). Dari mulai simulasi, gladi bersih sampai UNBK. Tak terkecuali pengenalan AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) untuk guru. Dan justru disinilah cerita ini bermula.

Hari Rabu, 4 Maret 2020 merupakan hari yang telah ditentukan oleh server pusat Puspendik sebagai pelaksanaan pengenalan AKM untuk guru tingkat SMP/MTs. Sebenarnya AKM bisa dimulai jam 8.00 WIB, tetapi di sini disepakati untuk mengerjakan AKM pukul 14.00 - 16.00. Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.

AKM untuk siswa sudah dilaksanakan sehari sebelumnya. Siswa mengerjakan soal AKM yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu literasi dan numerasi. Dilanjut angket siswa. Everything ran well, Alhamdulillah. But nothing special. Justru ketika AKM guru, hal-hal yang unpredicted terjadi.

Apa saja?
Cerita lengkapnya dipostingan berikutnya. πŸ€­πŸ˜…

Pantengin blog ini ya... πŸ€—πŸ€—

21 Oktober 2016

Selamat jalan temanku....



Hari minggu yang cerah. Sesuai mottoku “Sunday is santai day” hari minggu ini juga cukup aku pakai untuk bersantai bersama keluarga. Di pagi hari sempat terbersit keinginan untuk jalan pagi, tapi keinginan itu kalah dengan pesona bantal dan guling...




Tidak seperti biasa hari itu aku sempat berbincang-bincang dengan mamak, pengasuh si kecil. Mamak memberitahu tentang tetangga yang kebetulan menderita kanker. Menurut cerita mamak kondisinya sudah parah. Sebagai sesama penderita kanker aku tergerak untuk mencari tahu sejauh mana pengobatan yang sudah dijalaninya.

Ingatanku kembali ke masa 2 bulan yang lalu. Subuh aku mendapat telpon yang mengabarkan temanku, Aniroh Al Fauziyah (Allohummaghfirlaha) meninggal dunia. Bagaikan kilat di siang bolong. Aku sempat meragukan kabar tersebut. Seperti biasa aku berusaha klarifikasi berita tersebut ke teman-teman yang lain dengan harapan berita itu hoax semata. Tapi keadaan berkata lain. Benar, temanku meninggal.
Disela-sela kegiatan mengajar aku menyempatkan diri untuk ta’ziyah. Aku langsung menemui kakak temanku dan menanyakan kejadian yang sebenarnya. Dan aku sangat terkejut ketika mengetahui bahwa temanku sakit kanker payudara sejak 3 tahun terakhir. Sepanjang perjalanan pulang air mataku tak berhenti keluar seiring penyesalanku yang mendalam. Masih terbayang ‘kencan’ kami yang terakhir makan siang di Happy Land 3 bulan sebelum dia meninggal. Tak nampak tanda-tanda bahwa dia sedang sakit. 

Aku merasa sebagai teman yang tidak peka. Berulang kali dia bercerita tentang temannya yang mempunyai benjolan di payudara. Aku hanya menyarankan untuk segera operasi sehingga bisa diketahui dan diobati lebih awal. Tak berselang lama dia memberitahu kalau ‘temannya’ belum berani operasi dan kemudian tanya tentang kemoterapi. Itu terjadi sekitar 2 tahun yang lalu. Andai aku tahu bahwa itu dia… Maafkan aku, sobat… 

Alloohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa

11 Oktober 2016

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia



Hari ini Senin, 10 Oktober 2016 adalah hari istimewa bagiku. Yang pertama karena hari ini merupakan awal kemunculanku ngeblog lagi setelah sekian tahun 'membeku' sampai sempat lupa password...

 
Istimewa lagi karena hari ini adalah hari kesehatan jiwa sedunia. Pagi hari sudah kusempatkan ganti display picture di BBM. Biasanya pake foto selfi khusus hari ini libur dulu selfinya hihihi. Tak lupa aku  nyetatus selain mengingatkan bahwa hari ini istimewa juga untuk menjaga eksistensi diri di BBM :-)  (sambil kibas rambut).

Setelah berjibaku dengan rutinitas mengajar, aku sempatkan diri mengisi angket yang telah tertunda sekian hari. Survey kali ini tentang pemahaman gangguan kesehatan jiwa. Meskipun tak seberapa aku berharap survey yang aku isi bisa membantu memberi gambaran tentang pemahaman masyarakat dan memberi dampak positif pada penanganan gangguan kesehatan jiwa di Indonesia. Minimal ada 'stop the stigma campaign'.

Stigma. Satu kata yang menyebalkan bagi orang-orang yang terlibat baik secara langsung maupun tidak dengan isu kesehatan jiwa. Mereka yang tidak paham dengan kesehatan jiwa  akan sangat mudah mengecap penderita sebagai 'orang tidak waras'. Mereka para ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan) dan caregiver selain berjuang melawan gangguan jiwa (skizofernia, bipolar dan depresi)  masih harus berhadapan dengan beban moral akibat stigma (yang pasti negatif) yang masyarakat berikan. Andai saja mereka berada pada posisi kami....

But it's okay...selama ODS kami tetap rutin berobat dan konsultasi maka kami yakin kata pulih bukan suatu hal yang mustahil. Don't be ashamed of your story. It will inspire others.

oh ya... Sebagai bentuk kepedulian, jangan lupa donasi ke:

Peduli Skizofrenia Indonesia
No Rek: 8000-8156-4900
Alamat Bank: CIMB Niaga Ruko Bonagade, Jl. Raya Jatinegara Timur no 101 Jakarta 13310

Sharing a little for much happiness

08 November 2013

T.e.l.e.r

Hari ini berasa berat banget.
Setelah tadi malam minum alprazolam 1 tablet, bangun tidur berasa tubuh melayang. Kaki seakan tidak menapak di lantai. Biasanya alprazolam cukup 1/2 tablet tapi kali ini dokter harus menaikkan dosisnya karena keluhanku lebih parah dari kemarin-kemarin. Awalnya aq coba hanya minum 1/2 tablet tapi tenyata belum cukup untuk membuatku klenger. Nambah 1/2 dosis lagi deh. Walhasil sejam berikutnya aq sudah berada di alam mimpi....

Dan pagi ini semuanya terasa beraaaaat.... Kaki berat tuk melangkah, mata berat tuk dibuka, bahkan pikiran juga berat untuk menjalankan fungsinya. Untung hari ini Jumat. Sepulang kerja aq punya waktu luang untuk memanjakan mataku, badanku dan juga pikiranku.  Molor jilid kedua....


29 Agustus 2012

Alhamdulillah 'Alaa Kulli Haal...

Menjelang hari raya Idul Fitri 1433, disaat orang-orang sibuk dengan persiapan menyambut lebaran, aq justru sibuk menyiapakan diri menghadapi 'perang'.  Setelah berkutat dengan thesis sejak awal 2012, dan harus jatuh bangun mengikuti perkuliahan karena kanker, akhirnya tiba juga saatnya sidang ujian thesis.

Dua hari menjelang ujian aq berangkat ke Solo. Beberapa hari terakhir tenaga dan pikiran terforsir dengan persiapan ujian sampai tidak doyan makan dan tidak nyenyak tidur (kayak orang lagi jatuh cinta ya...wkwkwk). Untungnya, sehari menjelang hari H, Mr. Appetite muncul lagi berkat sambel hehehe. Deeply thanks for my beloved friend Galuh for this...

Rabu, 15 Agustus 2012 , dengan semangat '45 aq berangkat ke kampus. Hari itu aq dapat giliran terakhir ujian, jadi cukup banyak waktu untuk mempersiapkan segala keperluan presentasi dll. Meski sempat mengalami kram karena tegang (satu gejala unik yang aq derita pasca kemo), akhirnya sampai juga giliranku tampil hehe.

Jam menunjukkan angka 11 waktu aq masuk ruangan ujian. Baru ada satu dosen penguji di ruangan itu. Dr. Ngadiso, M. Pd. Beliau dosen pembimbing thesisku yang luar biasa sabar dan teliti. Setelah ngobrol banyak hal tentang sakitku, dan tanpa menunggu dosen yang lain, Pak Ngadiso mulai mencecar dengan berbagai pertanyaan. Sempat mati gaya sih... tp Alhamdulillah, everything ran well.

Aq masih harus menghadapi 3 dosen yang lain. Dra. Dewi Rochsantiningsih, M. Ed., Ph. D, Drs. Martono, MA, dan Dr. Abdul Asib, M.Pd. sudah menunggu di ruangan berbeda. Hari itu memang aq dapat keistimewaan ujian privat karena kondisi tidak memungkinkan untuk mengumpulkan 4 dosen penguji dalam satu ruangan. Tapi justru aq merasa diuntungkan dengan situasi ini. Aq lebih rileks menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan meskipun jam 15:00 aq baru kelar. Empat jam yang melelahkan..!!!!

Meskipun masih ada sedikit revisi, tapi aq sangat bersyukur bahwa aq bisa menyelesaikan studi S2 dalam waktu 3 semester sesuai dengan targetku, dan mendapatkan nilai A untuk Thesis. Alhamdulillah...All praises and thanks are only for Allah in all circumstances....